geolistrik

metode geolistrik untuk titik pengeboran air

metode geolistrik, uji geolistrik

metode geolistrik

Metode geolistrik ini digunakan untuk memperkirakan sifat kelistrikan medium atau formasi bantuan bawah permukaan, terutama kemampuannya untuk menghantarkan atau menghambat listrik. Dengan adanya metode ini kita dapat memperkirakan sifat kelistrikan bantuan bawah permukaan tanah. Untuk dapat menerapkan metode geolistrik dengan sempurna, maka kita harus dapat mengetahui tata cara penggunaan metode geolistrik. Penggunan metode geolistrik ini dengan menginjeksikan arus listrik di bawah permukaan tanah melalui dua buah elektroda arus listrik. Dengan Metode resistivitas kita dapat mengidentifikasi kondisi bawah permukaan bumi serta lapisan-lapisan di dalamnya berdasarkan parameter kelistrikan berupa resistivitas batuan.

Apa yang dimaksud dengan metode resistivitas ?

Resistivitas atau tahanan jenis suatu bahan adalah besaran/parameter yang menunjukkan tingkat hambatannya teerhadap arus listrik. Bahan yang mempunyai resistivitas makin besar, berarti makin sulit untuk dilalui arus listrik. Metode resistivitas adalah metode geofisika untuk menyelidiki struktur bawah permukaan berdasarkan perbedaan resistivitas batuan. Pada metode risistivitas yaitu :

  • arus listrik diinjeksikan ke dalam bumi melalui dua elektroda arus
  • beda potensial yang terjadi diukur melalui dua elektroda potensial
  • Dari hasil pengukuran arus dan beda potensial untuk setiap jarak elektroda yang berbeda kemudian dapat diturunkan variasi harga hambatan jenis masing-masing lapisan dibawah titik ukur (sounding point)

Metode ini lebih efektif jika digunakan untuk eksplorasi yang sifatnya dangkal, jarang memberikan informasi lapisan di kedalaman lebih dari 1000 feet atau 1500 feet. Oleh karena itu metoda ini jarang digunakan untuk eksplorasi minyak tetapi lebih banyak digunakan dalam bidang engineering geology seperti penentuan kedalaman batuan dasar, pencarian reservoar air, juga digunakan dalam eksplorasi geothermal. Berdasarkan letak (konfigurasi) elektroda-elektroda potensial dan elektroda-elektroda arus, dikenal beberapa jenis metoda resistivitas tahanan jenis, antara lain

Metode Schlumberger

Pengukuran ini dilakukan dengan cara yang sama dengan Wenner, namun jarak elektroda arus dapat diubah tidak sama dengan jarak elektroda potensial. Nilai eksentrisitas dari konfigurasi ini dapat berkisar antara 1/3 atau 1/5. Apabila elektroda arus yang dipindah sudah melewati batas eksentrisitas, perlu dilakukan shifting pada elektroda potensial agar nilai yang didapatkan masih bisa terbaca.

konfigurasi schlumberger biasanya digunakan untuk sounding, yaitu pengambilan data yang difokuskan secara vertikal. Kelebihan dari konfigurasi ini adalah dapat mendeteksi adanya non-homogenitas lapisan batuan pada permukaan dengan cara membandingkan nilai resistivitas semu ketika shifting. Sedangkan kelemahannya adalah pembacaan pada elektroda MN kecil ketika AB berada sangat jauh, hampir melewati batas eksentrisitasnya.

Metode Wenner

Pengukuran ini dilakukan dengan cara meletakkan titik titik elektroda dengan beda jarak satu sama lain yang sama. Elektroda yang bersebelahan akan berjarak sama (AM = MN = NB = a). Konfigurasi ini memiliki kelebihan dalam ketelitian pembacaan karena memiliki nilai eksentrisitas yang tidak terlalu besar atau bernilai sebesar 1/3. metode ini juga salah satu metode dengan sinyal yang bagus. Kelemahan dari metode ini adalah tidak bisa mendeteksi homogenitas batuan di dekat permukaan yang bisa berpengaruh terhadap hasil perhitungan. selain itu, metode ini membutuhkan biaya yang lebih mahal jika dibandingkan dengan konfigurasi yang lain karena setiap berpindah, maka kabel harus diganti dengan yang lebih panjang.

Metode Dipole Sounding

Pengukuran ini dilakukan dengan cara yang sangat berbeda dengan dua konfigurasi diatas. Elektroda potensial diletakkan berjauhan dengan jarak na dari elektroda arus.

kelebihan dari konfigurasi ini adalah biaya yang dikeluarkan tidaklah mahal jika dibandingkan dengan wenner dan schlumberger. konfigurasi ini juga dapat digunakan untuk mapping, yaitu pengukuran yang memfokuskan hasil secara lateral. untuk kekurangannya adalah konfigurasi ini memiliki kualitas sinyal yang jelek jika dibandingkan wenner dan schlumberger. Selain dipole-dipole kita dapat melakukan pengurangan elektroda sehingga konfigurasi tersebut menjadi pole-dipole (pengurangan 1 elektroda) atau pole-pole (2 elektroda).

metode geolistrik

sampai disini dulu pembahasan kita akan melanjutkan nya di pembahasan uji geolistrik dan nilai resitivitas klik disini

untuk pemesanan jasa geolistrik anda dapat menghubungi kami, kami siap memberikan yang terbaik buat anda dan perusahaan anda

 

hubungi kami di

CV PURNAMA TEKNIK
 Jl. Kerkof Kota Cimahi Jawa Barat
 Bpk Rizal 0813-9527-4742 (telkomsel)

Jasa Survey Geolistrik Air Tanah,
Biaya Survey Geolistrik Air Tanah,
Survey Geolistrik Air Tanah,
Jasa Geolistrik Air Tanah,
Mencari Air Tanah dengan Geolistrik,
Uji Geolistrik Air Tanah, Geolistrik Sumur Bor,
Jasa Geolistrik Air Tanah Bandung,
Jasa Geolistrik Bandung, Jasa Geolistrik di Bandung,
harga survey geolistrik,
survey geolistrik murah, sewa alat geolistrik murah, fungsi survey geolistrik,
lokasi geolistrik,
geolistrik air tanah,berapa harga survey geolistrik,jasa geolistrik
jasa geolistrik jakarta
jasa geolistrik semarang
jasa geolistrik surabaya
jasa survey geolistrik
biaya jasa survey geolistrik
biaya jasa geolistrik bandung
biaya survey geolistrik per titik
jasa geolistrik air tanah bandung
jasa geolistrik jogja
jasa geolistrik palembang
jasa geolistrik bogor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *